1.
Jelaskan
bagaimana sebuah pernyataan dapat disebut kalimat?
2.
Jika sebuah
pernyataan tidak mengandung predikat, apakah bisa disebut kalimat?jelaskan!
3.
Kalimat
di klasifikasikan menjadi beberapa jenis,yakni kalimat tunggal,kalimat
majemuk,kalimat lengkap,kalimat tidak lengkap,kalimat inversi, dan kalimat
permutasi . buatlah masing masing satu contoh kalimat dari jenis jenis kalimat
tersebut
4.
Salah
satu syarat kalimat efektif yaitu harus gramatikal. Apa yang di maksud
gramatikal disini? Jelskan!
5.
Sebutkan
dan jelaskan hal hal yang terkait dengan gramatikal!
Jawaban!
1.
Yang
dimaksud dengan pernyataan adalah kalimat yang hanya memiliki arti benar atau
salah. Dalam pernyataan tertentu, Anda dapat mengatakan kalimat mana yang benar
dan mana yang salah. Sebuah kalimat yang dapat dinyatakan benar atau salah,
maka kalimat itu disebut pernyataan proposal atau pernyataan ringkas.
2.
Dalam
karya ilmiah, kalimat harus mengandung subjek dan pedikat. Gagasan suatu
kalimat hanya bisa dipahami dengan jelas bila tersusun atas unsur subjek dan
predikat. Akan tetapi, ketentuan tersebut dapat dilanggar dalam menulis novel,
komik, dongeng, dan tulisan berjenis narasi atau deskripsi.
3.
Budi
pergi ke sekolah (kalimat tunggal)
Budi pergi ke sekolah sedangkan Andi ke pasar (kalimat majemuk)
Anak itu sedang bermain(kalimat lengkap)
Selamat datang di tempat kami (kalimat tidak lengkap)
Dikerjakannya tugas itu secara tergesa-gesa (kalimat inversi)
Tak perlu datang (kalimat permutasi)
4.
Kalimat
efektif harus memiliki struktur yang benar. Oleh sebab itu, setiap kalimat yang
dibuat harus jelas unsur-unsur gramatikalnya. Kalimat gramatikal berarti
kalimat yang memenuhi kaidah-kaidah tata bahasa: kaidah pembentukan
bunyi/ortografis, kaidah pembentukan kata, kaidah penyusunan kalimat, dan
kaidah penulisan paragraf. Berikut ini dipaparkan hal-hal yang terkait dengan
kalimat yang gramatikal
5.
Secara
gramatikal, pelengkap berfungsi melengkapi predikat berupa aktif intransitif.
Pelengkap biasanya berperan sebagai sasaran, hasil, dan identitas. Teknik lain yang
dapat digunakan untuk menjamin kepaduan paragraf (kekohesian) adalah penggunaan
struktur yang setara (paralel). Dengan teknik ini, gagasan yang akan
disampaikan dipertahankan dalam struktur gramatikal yang sama. Jika suatu
gagasan dimulai dengan kata benda, maka gagasan yang lain juga dinyatakan dalam
kata benda. Pengulangan bentuk-bentuk gramatikal yang sama ini memungkinkan
tulisan, dalam hal ini paragraf, bertenaga dan mudah diikuti (Smith dan
Liedlich, 1977:98—99; Canavan, 1975).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar