Jumat, 12 November 2021

(5)

 

1.       Jelaskan bagaimana sebuah pernyataan dapat disebut kalimat?

2.       Jika sebuah pernyataan tidak mengandung predikat, apakah bisa disebut kalimat?jelaskan!

3.       Kalimat di klasifikasikan menjadi beberapa jenis,yakni kalimat tunggal,kalimat majemuk,kalimat lengkap,kalimat tidak lengkap,kalimat inversi, dan kalimat permutasi . buatlah masing masing satu contoh kalimat dari jenis jenis kalimat tersebut

4.       Salah satu syarat kalimat efektif yaitu harus gramatikal. Apa yang di maksud gramatikal disini? Jelskan!

5.       Sebutkan dan jelaskan hal hal yang terkait dengan gramatikal!

 

Jawaban!

1.       Yang dimaksud dengan pernyataan adalah kalimat yang hanya memiliki arti benar atau salah. Dalam pernyataan tertentu, Anda dapat mengatakan kalimat mana yang benar dan mana yang salah. Sebuah kalimat yang dapat dinyatakan benar atau salah, maka kalimat itu disebut pernyataan proposal atau pernyataan ringkas.

2.       Dalam karya ilmiah, kalimat harus mengandung subjek dan pedikat. Gagasan suatu kalimat hanya bisa dipahami dengan jelas bila tersusun atas unsur subjek dan predikat. Akan tetapi, ketentuan tersebut dapat dilanggar dalam menulis novel, komik, dongeng, dan tulisan berjenis narasi atau deskripsi.

3.       Budi pergi ke sekolah (kalimat tunggal)

Budi pergi ke sekolah sedangkan Andi ke pasar (kalimat majemuk)

Anak itu sedang bermain(kalimat lengkap)

Selamat datang di tempat kami (kalimat tidak lengkap)

Dikerjakannya tugas itu secara tergesa-gesa (kalimat inversi)

Tak perlu datang (kalimat permutasi)

4.       Kalimat efektif harus memiliki struktur yang benar. Oleh sebab itu, setiap kalimat yang dibuat harus jelas unsur-unsur gramatikalnya. Kalimat gramatikal berarti kalimat yang memenuhi kaidah-kaidah tata bahasa: kaidah pembentukan bunyi/ortografis, kaidah pembentukan kata, kaidah penyusunan kalimat, dan kaidah penulisan paragraf. Berikut ini dipaparkan hal-hal yang terkait dengan kalimat yang gramatikal

5.       Secara gramatikal, pelengkap berfungsi melengkapi predikat berupa aktif intransitif. Pelengkap biasanya berperan sebagai sasaran, hasil, dan identitas. Teknik lain yang dapat digunakan untuk menjamin kepaduan paragraf (kekohesian) adalah penggunaan struktur yang setara (paralel). Dengan teknik ini, gagasan yang akan disampaikan dipertahankan dalam struktur gramatikal yang sama. Jika suatu gagasan dimulai dengan kata benda, maka gagasan yang lain juga dinyatakan dalam kata benda. Pengulangan bentuk-bentuk gramatikal yang sama ini memungkinkan tulisan, dalam hal ini paragraf, bertenaga dan mudah diikuti (Smith dan Liedlich, 1977:98—99; Canavan, 1975).

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

riview prinsip prinsip akutansi

  Nama : Anita Martina NIM : 21031122 Prodi : Administrasi Bisnis A dosen pengampu : Zulkarnain Mata Kuliah : Prinsip-Prinsip Akuntansi   ...