1.
Sebutkan
jenis jenis tulisan berdasarkan isinya!
2.
Sebutkan
ciri ciri tulisan eksposisi
3.
Untuk
menjadi penulis argumentasi yang baik,seorang penulis harus memenuhi dua
syarat,sebutkan dua syarat tersebut
4.
Sebutkan
persamaan dan perbedaan tulisan eksposisi dan argumentasi
5.
Di didalam
komunikasi modern,kemahiran menulis sangat penting keberadaanya mengapa?
1.
1.Paragraf Persuasi Paragraf ini merupakan berisi bujukan untuk para
pembaca agar menerima gagasan ataupun ide yang disampaikan oleh penulis. Supaya
pembaca dapat menerima gagasan penulis, pembaca harus menyediakan sejumlah data
dan bukti yang sesuai dengan fakta atau kenyataan. Dengan begitu, pembaca bisa
mengiyakan gagasan dari penulis tanpa adanya penolakan. Selain itu, paragraf
persuasi juga menggunakan sejumlah unsur untuk menjadikan pembaca tertarik
membaca paragraf ini, yaitu: Adanya penggunaan bahasa yang menarik. Adanya kata-kata ajakan seperti ayo, mari, dan
sebagainya. Adanya partikel -lah yang terdapat pada kata-kata tertentu.
Paragraf ini juga mempunyai sejumlah jenis, yaitu: Persuasi propaganda:
paragraf ini digunakan di media-media massa seperti koran, artikel internet,
dan sebagainya. Paragraf persuasi ini berisi informasi yang meyakinkan serta
imbauan yang kuat, sehingga pembaca pun peraya dan mau mengikuti himbauan atau
bujukan tersebut. Persuasi pendidikan: paragraf ini berisi pesan, ajakan,
imbauan, dan sebagainya yang bersifat edukatif dan disampaikan oleh pihak-pihak
yang berkecimpung di dunia pendidikan. Persuasi advertensi atau persuasi iklan:
paragraf ini dipakai oleh pihak komersil untuk memasarkan, mempromosikan, bahkan
membujuk pembaca untuk membeli barang atau jasa yang ditawarkan pihak komersil
tersebut. Persuasi politik: digunakan untuk tujuan-tujuan politis, seperti
kampanye, ajakan untuk bergabung ke dalam partai, serta ajakan-ajakan lain yang
bersifat politik. Contoh-contoh paragraf persuasi ini bisa dilihat di artikel
contoh kalimat dan paragraf persuasi.
2. Paragraf Argumentasi
Paragraf ini berisi pendapat penulis yang disertai dengan bukti dan alasannya.
Paragraf argumentatif sendiri ditujukan untuk mengemukakan gagasan berdasarkan
fakta dan alasan kuat, sehingga pembaca pun yakin dan setuju atas gagasan
tersebut. Paragraf ini mempunyai sejumlah ciri, yaitu: Berisi pendapat atau
pandangan penulis terkait suatu peristiwa. Adanya fakta-fakta, data, dan contoh
aktual yang mendukung pendapat sang penulis. Pendapat atau pandangan
dikemukakan secara analitis atau secara analogis (menggunakan perumpamaan).
Diakhiri dengan kesimpulan dari penulis.
3. Paragraf Eksposisi
Paragraf yang berisi tentang uraian sebuah gagasan yang memiliki tujuan untuk
menjelaskan sesuatu. Uraian tersebut tentu didukung sejumlah fakta agar para
pembaca bisa mempercayainya. Jenis paragraf ini mempunyai sejumlah ciri, yaitu:
Berisi petunjuk atau kiat-kiat dalam melakukan atau meraih sesuatu. Isi paragrafnya
berisi fakta-fakta, kenyataan, atau hal-hal lain yang dapat dibuktikan
kebenarannya, sehingga pembaca pun bertambah wawasannya. Berisi uraian tentang
suatu peristiwa. Tidak bersifat membujuk atau memaksa pembacanya.
4. Paragraf Narasi Isi
dari paragraf ini adalah kisah tentang suatu peristiwa atau kejadian yang
didasari oleh data dan fakta yang ada. Adapun ciri-ciri paragraf ini adalah
sebagai berikut: Adanya tokoh atau pelaku. Adanya latar tempat, waktu, atau
suasana. Adanya alur atau jalan cerita. Paragraf ditulis secara kronologis atau
berdasarkan urutan waktu.
5. Paragraf Deskripsi
Merupakan paragraf yang berisi penggambaran sebuah objek secara detail,
sehingga pembaca pun seolah dapat melihat atau merasakan objek tersebut.
Paragraf deskripsi mempunyai sejumlah ciri, yaitu: Berisi penggambaran objek atau benda. Banyak
menggunakan jenis-jenis kata sifat di dalamnya.
1.
-Menjelaskan informasi atau
pengetahuan mengenai topik tertentu -Biasanya menjawab pertanyaan apa, siapa,
kapan, di mana, mengapa, bagaimana -Bentuk penulisan yang lugas, singkat,
padat, dan jelas -Tulisan berisi fakta -Menggunakan bahasa baku -Bersifat
netral dan objektif, artinya tidak memihak atau memaksakan kehendak penulis
pada pembaca
2.
(1)Penulis mengetahui benar topik yang dibicarakannya karena kekuatan
jenis tulisan ini pertama-tama bergantung kepada fakta-fakta, informasi, dan
jalan pikiran yang menghubungkan fakta-fakta itu. (2) Penulis bersedia
mempertimbangkan pendapat-pendapat yang bertentangan dengan pendapatnya sendiri
sesuai dengan fakta-fakta yang ditemukan.
3.
Persamaan
(1) Eksposisi dan
argumentasi sama-sama bersifat menjelaskan pendapat, gagasan, dan keyakinan.
(2) Eksposisi dan
argumentasi sama-sama bersifat menjelaskan analisis dan sintesis pada waktu
membahas topik yang dikemukakan.
(3) Eksposisi dan
argumentasi sama-sama menggali dari sumber yang sama, yaitu dari pengamatan
atau penelitian, pengalaman, dan atau sikap.
(4) Eksposisi dan
argumentasi sama-sama memerlukan fakta yang diperjelas dengan angka-angka,
grafik, peta, statistik, gambar, dan sebagainya.
Perbedaan
(1) Tujuan eksposisi
adalah menerangkan dan menjelaskan supaya pembaca benar[1]benar
memperoleh informasi yang sejelas-jelasnya, sedangkan tujuan argumentasi adalah
memengaruhi pembaca supaya pembaca akhirnya berpihak kepada pendapat,
keyakinan, dan atau sikap penulis.
(2) Peta, grafik,
statistik, dan lain-lain dipergunakan dalam eksposisi untuk menjelaskan topik,
sedangkan dalam argumentasi dipergunakan untuk membuktikan bahwa topik itu
benar.
(3) Penutup dalam
eksposisi berfungsi menegaskan materi yang diuraikan sebelumnya, sedangkan
penutup dalam argumentasi berfungsi menyimpulkan hal-hal yang telah diuraikan
sebelumnya.
4.
Karena
Pada dasarnya, tulisan dapat dibedakan atas lima jenis dengan ciri
masing-masing. Semua topik (pokok persoalan) dapat kita kembangkan dengan
menggunakan salah satu jenis tulisan itu. Topik kenaikan harga bahan bakar
minyak (BBM), misalnya, dapat dikembangkan dengan menggunakan semua jenis
tulisan, baik eksposisi, argumentasi, Capaian Pembelajaran Mahasiswa mampu
memahami konsep dasar dan mampu menyimpulkan pengertian tulisan eksposisi,
argumentasi, persuasi, deskripsi, dan narasi; memahami dan mengenali ciri-ciri
dan persyaratan tulisan eksposisi, argumentasi, persuasi, deskripsi, dan
narasi; memahami dan mampu menuangkan pikiran, gagasan, pendapat, dan atau
sikap secara tertulis dengan menggunakan jenis-jenis tulisan eksposisi,
argumentasi, persuasi, deskripsi, dan narasi sesuai dengan persyaratan penulisan
yang baik dan benar. persuasi, deskripsi, maupun narasi. Oleh sebab itu,
kemahiran menulis semua jenis tulisan itu sangat diperlukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar