Sabtu, 04 Desember 2021

(7)

 

1.       Sebutkan jenis jenis tulisan berdasarkan isinya!

2.       Sebutkan ciri ciri tulisan eksposisi

3.       Untuk menjadi penulis argumentasi yang baik,seorang penulis harus memenuhi dua syarat,sebutkan dua syarat tersebut

4.       Sebutkan persamaan dan perbedaan tulisan eksposisi dan argumentasi

5.       Di didalam komunikasi modern,kemahiran menulis sangat penting keberadaanya mengapa?

 

1.       1.Paragraf Persuasi Paragraf ini merupakan berisi bujukan untuk para pembaca agar menerima gagasan ataupun ide yang disampaikan oleh penulis. Supaya pembaca dapat menerima gagasan penulis, pembaca harus menyediakan sejumlah data dan bukti yang sesuai dengan fakta atau kenyataan. Dengan begitu, pembaca bisa mengiyakan gagasan dari penulis tanpa adanya penolakan. Selain itu, paragraf persuasi juga menggunakan sejumlah unsur untuk menjadikan pembaca tertarik membaca paragraf ini, yaitu: Adanya penggunaan bahasa yang menarik. Adanya  kata-kata ajakan seperti ayo, mari, dan sebagainya. Adanya partikel -lah yang terdapat pada kata-kata tertentu. Paragraf ini juga mempunyai sejumlah jenis, yaitu: Persuasi propaganda: paragraf ini digunakan di media-media massa seperti koran, artikel internet, dan sebagainya. Paragraf persuasi ini berisi informasi yang meyakinkan serta imbauan yang kuat, sehingga pembaca pun peraya dan mau mengikuti himbauan atau bujukan tersebut. Persuasi pendidikan: paragraf ini berisi pesan, ajakan, imbauan, dan sebagainya yang bersifat edukatif dan disampaikan oleh pihak-pihak yang berkecimpung di dunia pendidikan. Persuasi advertensi atau persuasi iklan: paragraf ini dipakai oleh pihak komersil untuk memasarkan, mempromosikan, bahkan membujuk pembaca untuk membeli barang atau jasa yang ditawarkan pihak komersil tersebut. Persuasi politik: digunakan untuk tujuan-tujuan politis, seperti kampanye, ajakan untuk bergabung ke dalam partai, serta ajakan-ajakan lain yang bersifat politik. Contoh-contoh paragraf persuasi ini bisa dilihat di artikel contoh kalimat dan paragraf persuasi.

2. Paragraf Argumentasi Paragraf ini berisi pendapat penulis yang disertai dengan bukti dan alasannya. Paragraf argumentatif sendiri ditujukan untuk mengemukakan gagasan berdasarkan fakta dan alasan kuat, sehingga pembaca pun yakin dan setuju atas gagasan tersebut. Paragraf ini mempunyai sejumlah ciri, yaitu: Berisi pendapat atau pandangan penulis terkait suatu peristiwa. Adanya fakta-fakta, data, dan contoh aktual yang mendukung pendapat sang penulis. Pendapat atau pandangan dikemukakan secara analitis atau secara analogis (menggunakan perumpamaan). Diakhiri dengan kesimpulan dari penulis.

3. Paragraf Eksposisi Paragraf yang berisi tentang uraian sebuah gagasan yang memiliki tujuan untuk menjelaskan sesuatu. Uraian tersebut tentu didukung sejumlah fakta agar para pembaca bisa mempercayainya. Jenis paragraf ini mempunyai sejumlah ciri, yaitu: Berisi petunjuk atau kiat-kiat dalam melakukan atau meraih sesuatu. Isi paragrafnya berisi fakta-fakta, kenyataan, atau hal-hal lain yang dapat dibuktikan kebenarannya, sehingga pembaca pun bertambah wawasannya. Berisi uraian tentang suatu peristiwa. Tidak bersifat membujuk atau memaksa pembacanya.

4. Paragraf Narasi Isi dari paragraf ini adalah kisah tentang suatu peristiwa atau kejadian yang didasari oleh data dan fakta yang ada. Adapun ciri-ciri paragraf ini adalah sebagai berikut: Adanya tokoh atau pelaku. Adanya latar tempat, waktu, atau suasana. Adanya alur atau jalan cerita. Paragraf ditulis secara kronologis atau berdasarkan urutan waktu.

5. Paragraf Deskripsi Merupakan paragraf yang berisi penggambaran sebuah objek secara detail, sehingga pembaca pun seolah dapat melihat atau merasakan objek tersebut. Paragraf deskripsi mempunyai sejumlah ciri, yaitu: Berisi  penggambaran objek atau benda. Banyak menggunakan jenis-jenis kata sifat di dalamnya.

1.       -Menjelaskan informasi atau pengetahuan mengenai topik tertentu -Biasanya menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana -Bentuk penulisan yang lugas, singkat, padat, dan jelas -Tulisan berisi fakta -Menggunakan bahasa baku -Bersifat netral dan objektif, artinya tidak memihak atau memaksakan kehendak penulis pada pembaca

2.       (1)Penulis mengetahui benar topik yang dibicarakannya karena kekuatan jenis tulisan ini pertama-tama bergantung kepada fakta-fakta, informasi, dan jalan pikiran yang menghubungkan fakta-fakta itu. (2) Penulis bersedia mempertimbangkan pendapat-pendapat yang bertentangan dengan pendapatnya sendiri sesuai dengan fakta-fakta yang ditemukan.

3.       Persamaan

(1) Eksposisi dan argumentasi sama-sama bersifat menjelaskan pendapat, gagasan, dan keyakinan.

(2) Eksposisi dan argumentasi sama-sama bersifat menjelaskan analisis dan sintesis pada waktu membahas topik yang dikemukakan.

(3) Eksposisi dan argumentasi sama-sama menggali dari sumber yang sama, yaitu dari pengamatan atau penelitian, pengalaman, dan atau sikap.

(4) Eksposisi dan argumentasi sama-sama memerlukan fakta yang diperjelas dengan angka-angka, grafik, peta, statistik, gambar, dan sebagainya.

Perbedaan

(1) Tujuan eksposisi adalah menerangkan dan menjelaskan supaya pembaca benar[1]benar memperoleh informasi yang sejelas-jelasnya, sedangkan tujuan argumentasi adalah memengaruhi pembaca supaya pembaca akhirnya berpihak kepada pendapat, keyakinan, dan atau sikap penulis.

(2) Peta, grafik, statistik, dan lain-lain dipergunakan dalam eksposisi untuk menjelaskan topik, sedangkan dalam argumentasi dipergunakan untuk membuktikan bahwa topik itu benar.

(3) Penutup dalam eksposisi berfungsi menegaskan materi yang diuraikan sebelumnya, sedangkan penutup dalam argumentasi berfungsi menyimpulkan hal-hal yang telah diuraikan sebelumnya.

4.       Karena Pada dasarnya, tulisan dapat dibedakan atas lima jenis dengan ciri masing-masing. Semua topik (pokok persoalan) dapat kita kembangkan dengan menggunakan salah satu jenis tulisan itu. Topik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), misalnya, dapat dikembangkan dengan menggunakan semua jenis tulisan, baik eksposisi, argumentasi, Capaian Pembelajaran Mahasiswa mampu memahami konsep dasar dan mampu menyimpulkan pengertian tulisan eksposisi, argumentasi, persuasi, deskripsi, dan narasi; memahami dan mengenali ciri-ciri dan persyaratan tulisan eksposisi, argumentasi, persuasi, deskripsi, dan narasi; memahami dan mampu menuangkan pikiran, gagasan, pendapat, dan atau sikap secara tertulis dengan menggunakan jenis-jenis tulisan eksposisi, argumentasi, persuasi, deskripsi, dan narasi sesuai dengan persyaratan penulisan yang baik dan benar. persuasi, deskripsi, maupun narasi. Oleh sebab itu, kemahiran menulis semua jenis tulisan itu sangat diperlukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

riview prinsip prinsip akutansi

  Nama : Anita Martina NIM : 21031122 Prodi : Administrasi Bisnis A dosen pengampu : Zulkarnain Mata Kuliah : Prinsip-Prinsip Akuntansi   ...